Hanya puisi perih yang mampu ku coretkan,
Tuk menggambarkan suasana hari yang benar benar kelam,
Sentuhan kebahagiaan yang pernah datang,
Kini tlah menghilang,
Belaian perhatian yang sempat ku rasakan,
Juga ikut menghilang,
CINTA DATANG HANYA MENYISAKAN LUKA
Kenangan yang ada bagaikan pisau yg seakan menusuk perlahan dan melukai saat semua terbayang,
Kenangan yang ada bagaikan racun yg seakan mengalir dinadiku, mengiringi degup jantungku dan membuat lemah tubuhku,
Kenangan yang ada bagaikan polusi udara yang membuat ku sesak dan terpaksa ku hisab selama ku bernafas...
Kenangan itu memang manis,
Namun mampu membuatku mengangis,
Kenangan itu memang manis,
Tapi ia hanya membuatku menangis...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar